DAY 29 PKL ISTN
Assalamualaikum wr wb
Masih dengan Fauzan Blog's. Gimana kabarnya nih para penghirup oksigen semua? Masih pada sehat semua kan? semoga sehat selalu ya.. Amin..
Hari ke-duapuluhsembilan nulis di Blog, Oke langsung saja saya mulai ceritanya.. Ekhm Ekhm..
Rabu, 14 Agustus 2024
Hari Ke-Duapuluhsembilan PKL
Hari ke-duapuluhsembilan saya PKL di FSTI ISTN. Untuk hari ini ditemani oleh kedua teman saya yaitu Asep, Habib, dan Parel. Hari ke-duapuluhsembilan, Setelah kami datang sekitar jam 8.30 kami langsung mengerjakan tugas yang sudah diberikan dihari sebelumnya, kami melakukan bersih bersih sesuai dengan tugas masing masing, saya menyapu lantai lantai yang ada di lab.
gambar 1. sedang menyapu
Setelah selesai membersihkan ruangan, kami melanjutkan aktivitas dengan mengikuti seminar K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Seminar ini dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga selesai. Kegiatan ini juga diselingi dengan waktu istirahat yang dimanfaatkan untuk makan siang dan melaksanakan ibadah sholat.
Kami mendapatkan penjelasan mendetail mengenai konsep K3, yang mencakup Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Selain penjelasan dasar tentang apa itu K3, kami juga mengikuti berbagai pelatihan terkait K3. Pelatihan ini meliputi pelatihan umum yang memberikan pengetahuan dasar kepada semua karyawan, hingga pelatihan khusus yang ditujukan untuk personel dengan tanggung jawab tertentu dalam implementasi K3.
Dalam pelatihan umum, kami belajar mengenai prinsip-prinsip dasar K3 yang diterapkan di tempat kerja untuk memastikan lingkungan yang aman dan sehat. Sementara itu, pelatihan khusus fokus pada teknik dan prosedur yang lebih spesifik, seperti penanganan material berbahaya, penggunaan alat pelindung diri, dan penanganan situasi darurat.
Jika Anda ingin mendapatkan pemahaman lebih lanjut mengenai K3, serta mengetahui pentingnya dalam menjaga keselamatan dan kesehatan di lingkungan kerja, silakan klik tautan berikut ini untuk informasi yang lebih lengkap :
Kata-Kata Mutiara Hari Ini
gambar 3. kata-kata hari ini
Makna
Stendhal menyiratkan bahwa kecantikan, baik fisik maupun estetika, sering kali dihubungkan dengan perasaan bahagia. Kecantikan memiliki daya tarik yang bisa membawa rasa puas dan kebahagiaan kepada orang yang melihat atau mengalaminya. Dengan kata lain, kecantikan sering dianggap sebagai tanda atau indikasi adanya kebahagiaan.
Hikmah
Kutipan ini mengajarkan bahwa mengejar kecantikan bukan hanya tentang penampilan luar, tetapi juga tentang mencari kebahagiaan dan kepuasan dalam hidup. Kecantikan yang sejati bisa memotivasi kita untuk meraih kebahagiaan dan membantu menciptakan lingkungan yang menyenangkan dan harmonis. Namun, penting juga untuk diingat bahwa kebahagiaan sejati datang dari dalam diri dan bukan hanya dari faktor eksternal.



Komentar
Posting Komentar